KEMITRAAN LEMBAGA KEUANGAN PENANAM MODAL/INVESTASI USAHA DAN BUILD OPERATES TRANSFER (BOT)

            Kemitraan merupakan strategi bisnis yang dilakukan oleh dua pihak ataupun lebih pada jangka waktu tertentu dengan tujuan mendapatkan keuntungan bersama dengan memegang prinsip saling membutuhkan dan saling membesarkan. Keberhasilan kemitraan ditentukan dari bagaimana kepatuhan antara pihak-pihak yang bermitra dalam menjalankan bisnis.

1.      Kemitraan Dalam Bentuk Inti Plasma

Kemitraan bentuk inti plasma merupakan bentuk kemitraan antara usaha kecil dengan usaha besar, dimana usaha besar sebagai inti (yang menanam modal/investasi) dan usaha kecil sebagai plasma. Tujuannya adalah untuk mendukung adanya efisiensi ekonomi sedangkan manfaatnya adalah manfaat produktivitas. Contohnya adalah :

a.       Kemitraan dalam bentuk inti plasma yakni kerja sama antara peternak ayam dengan PT. Primatama Karya Persada (perusahaan ayam boiler)

b.      Kerja sama antara tambak inti rakyat dengan perkebunan inti rakyat

 

2.      Kemitraan Dalam Bentuk Sub Kontrak

Kemitraan dalam bentuk sub kontrak merupakan sistem yang menggambarkan hubungan antara usaha besar sebagai penanam modal dengan usaha kecil sebagai perusahaan induk. Tujuannya adalah untuk memperluas jaringan usaha dan penyerapan tenaga kerja. Manfaatnya bagi subkontraktor adalah dapat menstabilkan dan menambah penjualan, kesempatan untuk mengerjakan sebagaian produksi atau komponen. Sedangkan bagi perusahaan induk adalah dapat memfokuskan pada perhatian untuk bagian lain, meningkatkan produktivitas, dsb. Contohnya adalah :

a.       Perusahaan gula dengan petani tebu

 

3.      Kemitraan Dalam Bentuk Warabala

Kemitraan dalam bentuk waralaba merupakan hubungan kemitraan dimana salah satu pihak mitra diberikan kesempatan untuk memanfaatkan atau menggunakan hak atas sesuatu yang dimiliki oleh pihak lain yang ditetapkan. Tujuan dari waralaba adalah untuk menguntungkan kedua belah pihak. Manfaat bagi franchisor adalah mengurangi risiko usaha sekaligus membagi keuntungan. Sedangkan bagi francishe adalah terbantu dari segi brand atau merk. Waralaba juga dapat berbentuk francishe. Contohnya adalah :

a.       Contohnya di bidang jasa adalah galaxy pertamini. Mereka menjual bensin dengan menggunakan SPBU yang kecil.

b.      Di bidang jasa lainnya adalah ekspedisi JNE, JET Express.

c.       Usaha waralaba laundry.

d.      Usaha waralaba di bidang jasa pendidikan dan pelatihan yakni LP3I, ILP.

e.       Usaha waralaba di bidang retail yakni Toserba Elektrik, Rajawali Mart.

 

4.      Kemitraan Dalam Bentuk Perdagangan Umum

Kemitraan dalam bentuk perdagangan umum merupakan kerjasama pemasaran, penyediaan lokasi usaha dan penerimaan pasokan dari usaha kecil secara terbuka. Contohnya adalah :

a.       Usaha kerajinan keramik

 

5.      Kemitraan Dalam Bentuk Distribusi dan Keagenan

Kemitraan dalam bentuk distribusi ialah menyalurkan hasil produksi yang berupa barang dan jasa dari produsen untuk ke konsumen dengan tujuan memenuhi kebutuhan manusia. Contohnya adalah :

a.       Agen gas, agen galon air minum

 

Pengertian Build Operate and Transfer (BOT)

BOT merupakan perjanjian kerjasama antara pemerintah dengan perusahaan swasta. Dimana, nantinya perusaahn tersebut bersedia untuk membiayai, merancang dan membangun suatu proyek dengan biaya sendiri. BOT hadir untuk memenuhi kebutuhan praktek, di mana di satu sisi pemilik lahan membutuhkan dana untuk membangun, namun dana tersebut tidak tersedia. Perjanjian BOT terdiri dari tiga tahap yakni tahap pembangunan, tahap operasional dan tahap penyerahan.

 

Kesimpulan

Pada dasarnya tujuan dari kemitraan itu sama, untuk menguntungkan, mengembangkan kedua pihak mitra. Sedangkan manfaatnya tergantung dengan kemitraan itu sendiri.

         

www.esaunggul.ac.id

Komentar